Kenalan Dengan Token Glitch Yang Akan Segera Listing Di Indodax

Kenalan Dengan Token Glitch Yang Akan Segera Listing Di Indodax

Media.ruangcrypto.com – Popularitas aset crypto, seperti Bitcoin dan Ethereum, mau tak mau menarik perhatian besar dari publik. Permintaan dan penjualan cryptocurrency di ranah DeFi berimbas pada tingginya biaya transaksi serta kemacetan jaringan. 

Selama 12 tahun terakhir, teknologi blockchain masih jauh dari mampu mengakomodasi pasar aset crypto global. Misalnya, dua proyek token terbesar saat ini, Bitcoin dan Ethereum, hanya dapat memproses beberapa transaksi per blok, dengan Bitcoin membutuhkan waktu selama 10 menit untuk memproses setiap blok.

Permasalahan ini akhirnya mendorong banyak orang mencari alternatif, dan proyek Glitch pun serius menggarap celah peluang tersebut.

Berfokus pada Aplikasi DeFi

Glitch adalah blockchain yang dibuat khusus untuk pasar trustless money. Proyek ini menjanjikan akses lebih baik, biaya lebih rendah, dan mekanisme penghargaan komunitas yang telah terbarukan.

Pada dasarnya, Glitch adalah sistem operasi berbasis blockchain yang dibuat khusus untuk aplikasi DeFi. Pengembangnya menyatakan, bahwa Glitch akan fokus secara eksklusif pada aplikasi DeFi. Proyek Glitch menawarkan sistem reward bagi pengembang dan pengguna sebagai daya tarik tambahannya.

“Setiap dApps di Glitch secara otomatis akan membagi pendapatan melalui brankas yang telah didanai. Secara default, sebesar 20% dari semua biaya dan pendapatan dari dApps akan disimpan ke dalam vault pada protokol Glitch dan kemudian dibagikan ke stakers dan holders $GLCH (token asli jaringan),” demikian pernyataan dalam rilisan resminya. 

Glitch kini tengah membangun kemitraan untuk menghubungkan token GLCH dengan ekosistem blockchain lainnya. Yang pertama ada Binance Smart Chain. Saat ini, pemegang GLCH dapat dengan mudah menukar ERC-20 GLCH mereka dengan versi BEP.

Baca Juga : Samsung Kini Makin Gencar Dukung Aset Crypto Untuk Berkembang

Glitch Decentralized Exchange (GEX)

Glitch DEX merupakan salah satu komponen inti dalam protokol Glitch, yang juga dikenal sebagai GEX. GEX adalah pertukaran peer-to-peer on-chain dan terbuka yang memungkinkan pertukaran aset dengan cepat, murah, aman, dan terdesentralisasi. 

GEX menggunakan Automated Market Making (AMM) yang sama dengan DEX lainnya akan tetapi lebih berfokus pada penyelesaian waktu real time karena Delegated Proof of Stake (DPoS) yang sangat cepat.

Platform ini adalah jawaban Glitch untuk DEX, yang dibuat bersama Orion dengan kemampuan menangani transaksi besar dalam jumlah besar.

Decentralised Finance atau DeFi merupakan bentuk keuangan berbasis teknologi blockchain yang sedang naik daun saat ini. DeFi tidak bergantung pada perantara keuangan pusat seperti pialang, bursa atau bank. Dengan demikian, DeFi akan menjadi sistem keuangan masa depan yang lebih efisien dan bisa digunakan oleh siapa saja.

Pada dasarnya cara kerja DeFi ditentukan dua hal penting, yakni smart contract dan token. Kedua hal ini yang menggantikan seluruh proses yang dijalankan oleh middleman/pihak ketiga di centralized finance (CeFi).

Baca Juga : Caricoin Akan Buat Platform NFT Khusus Artis Reggae

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *